Manfaat & Khasiat Buah Delima

| 08/29/2013 | 0 Comments

Delima berasal dari Timur Tengah, tersebar di daerah subtropik sampai tropik, dari dataran rendah sampai di bawah 1.000 m dpl. Tanaman ini menyukai tanah gembur yang tidak terlalu basah. Tumbuhan ini sering ditanam di kebun-kebun sebagai peneduh, tanaman hias, tanaman obat, atau karena buahnya yang enak.

Delima (punica granatum) bukanlah tanaman asing. Ia merupakan tumbuhan buah-buahan yang memiliki tinggi hingga 5-8 m. Mengingat begitu banyak manfaat buah delima, bangsa Moor terinspirasi menamai salah satu kota kuno di Spanyol, Granada, dari nama Latin buah ini. Tanaman ini juga banyak ditanam di daerah Cina Selatan danAsia Tenggara.

Tampilannya berupa pohon perdu atau pohon kecil dengan tinggi 2–5 m. Batang berkayu, ranting bersegi, percabangan banyak, berduri pada ketiak daunnya, cokelat ketika masih muda, dan hijau kotor setelah tua. Daun tunggal, bertangkai pendek, letaknya berkelompok. Helaian daun bentuknya lonjong sampai lanset, pangkal lancip, ujung tumpul, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan mengkilap, panjang 1–9 cm, lebar 0,5–2,5 cm, berwarna hijau.

Gizi dari Manfaat Buah Delima

Selain mengandung vitamin A, C dan E, juga asam folik yang sudah terkenal manfaatnya, berikut adalah beberapa zat aktif dalam buah delima yang membuat makanan segar ini sarat akan manfaat.

  Zat Tanin
Buah delima mengandung zat tanin dengan kadar tinggi, yaitu salah satu senyawa tumbuhan yang merupakan salah satu komponen astrigen, dengan kapasitas mengikat dan mengendapkan protein sehingga bisa diaplikasikan dalam pengobatan perdarahan (hemostatik), ulkus peptikum (luka terbuka pada lapisan lambung atau usus 12 jari), wasir dan diare dengan cara menyusutkan selaput lendir usus.

  Zat Kalium
Setiap 100 gram biji buah delima yang dapat langsung dimakan, kaya akan mineral kalium ( 259 mg/gr), dan merupakan komponen penting bagi kesehatan jantung.

Zat Antioksidan
Delima memiliki kandungan antioksidan 3 kali lipat dibandingkan teh hijau dengan kandungan flavonoid yang berfungsi mencegah radikal bebas dalam tubuh, sekaligus meningkatkan kualitas sel-sel tubuh rusak, serta melindungi kekenyalan kulit. Tak heran, delima kerap dijadikan bahan utama dalam berbagai produk kosmetik.

Penelitian terbaru menyebutkan bahwa buah delima kaya akan antosianidin yang berkhasiat antioksidan dan anti-inflamasi. Jus buah delima disebut-sebut memiliki antioksidan lebih besar daripada “makanan super” lain seperti anggur merah, teh hijau, dan blueberry. Antioksidan melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel. Kerusakan sel ini berkaitan dengan segala macam penyakit termasuk kanker, penyakit jantung dan alzheimer.

Berikut ini adalah manfaat delima yang sudah terbukti bagi kesehatan:

  • Mencegah dan mengobati kanker
  • Studi di Israel melaporkan, sari buah delima dapat menghancurkan sel-sel kanker payudara, sekaligus menjaga sel-sel sehat. Buah delima juga mencegah pembentukan sel kanker payudara. Ekstrak biji delima terfermentasi yang kaya polifenol mempromosikan pemulihan sel-sel leukemia kembali menjadi normal.
  • Menurunkan kolesterol
  • Menurut penelitian di American Journal of Clinical Nutrition, antioksidan dalam buah delima terbukti dapat mengurangi oksidasi LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan HDL (kolesterol baik).
  • Menurunkan tekanan darah
  • Satu studi menunjukkan bahwa minum 1,7 ons jus delima per hari berdampak menurunkan tekanan darah sistolik sebanyak 5 persen.
  • Mencegah osteoartritis
  • Manfaat buah delima lainnya adalah mencegah kerusakan tulang rawan. Menurut penelitian di Case Western Reserve University yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition, ekstrak delima menurunkan tingkat bahan kimia yang disebut interleukin-1b (IL-1b) dan enzim yang mengikis tulang rawan dan membuat inflamasi. Para peneliti mengatakan ekstrak buah delima mungkin dapat menghambat degradasi kartilago pada osteoartritis.

 Ekstrak biji delima terfermentasi yang kaya polifenol

1..Mempromosikan pemulihan sel-sel leukemia kembali menjadi normal.

2. Manfaat Buah Delima Untuk Menurunkan kolesterol

Menurut penelitian di American Journal of Clinical Nutrition, antioksidan dalam buah delima dapat mengurangi oksidasi LDL (kolesterol jahat) pada tikus. Hal ini menurunkan kadar LDL dan meningkatkan HDL (kolesterol baik).

3. Manfaat Buah Delima Untuk Menurunkan tekanan darah

Satu studi menunjukkan bahwa minum 1,7 ons jus delima per hari menurunkan tekanan darah sistolik sebanyak 5 persen.

4. Manfaat Buah Delima Untuk kaya Antioksidan

Penelitian terbaru menyebutkan bahwa buah delima kaya akan antosianidin yang berkhasiat antioksidan dan anti-inflamasi. Jus buah delima disebut-sebut memiliki antioksidan lebih besar daripada “makanan super” lain seperti anggur merah, teh hijau,dan blueberry. Antioksidan melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel. Kerusakan sel ini berkaitan dengan segala macam penyakit termasuk kanker, penyakit jantung dan alzheimer.

5. Manfaat Buah Delima Untuk Melindungi otak bayi

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Pediatric Research menemukan bahwa meminum jus buah delima selama kehamilan membantu melindungi otak bayi yang baru lahir setelah kelahiran traumatik.

6. Manfaat Buah Delima Untuk Mencegah penyakit Alzheimer

Buah delima mungkin mencegah dan memperlambat penyakit Alzheimer. Dalam sebuah studi, tikus yang dibiakkan untuk mengembangkan penyakit Alzheimer diberi jus buah delima. Mereka mengakumulasi plak amiloid yang lebih sedikit dan melakukan tugas-tugas mental yang lebih baik.

7 Manfaat Buah Delima Untuk Melindungi jantung

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences menemukan bahwa jus delima memerangi pengerasan arteri dan penyakit terkait seperti serangan jantung dan stroke. Buah delima mencegah penumpukan plak di arteri dan dapat meluruhkan penumpukan plak sebelumnya.

8. Buah Delima memiliki Kontrasepsi alami

Studi laboratorium menunjukkan bahwa kelinci percobaan (guinea pig) betina yang diberi makan buah delima tidak hamil setelah dikawinkan dengan pejantan mereka. Penelitian itu juga menunjukkan bahwa setelah 4 bulan tidak makan buah delima, kesuburan kelinci betina kembali normal seperti semula.

9. Manfaat Buah Delima Untuk Mencegah osteoartritis

Beberapa studi menunjukkan bahwa sari buah delima dapat mencegah kerusakan tulang rawan. Menurut penelitian di Case Western Reserve University yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition, ekstrak delima menurunkan tingkat bahan kimia yang disebut interleukin-1b (IL-1b) dan enzim yang mengikis tulang rawan dan membuat inflamasi. Para peneliti mengatakan ekstrak buah delima mungkin dapat menghambat degradasi kartilago pada osteoartritis.

10. Buah Delima sebagai Sumber nutrisi

Satu buah delima memiliki sekitar 40 persen kebutuhan vitamin C harian yang direkomendasikan untuk orang dewasa, bersama dengan asam folat, serat, kalium, niasin dan vitamin A dan E. Baik daging maupun biji buah delima bisa dimakan. Biji buah delima adalah sumber serat dan nutrisi yang baik, jika Anda merasa nyaman memakannya. Banyak khasiat buah buah delima terdapat pada bijinya.

11. Manfaat Buah Delima Untuk Melindungi gigi

Penelitian menunjukkan bahwa minum jus buah delima mungkin merupakan cara alami untuk mencegah plak gigi. manfaat buah manggis,manfaat buah delima merah,manfaat kulit buah delima,resep jus delima,cara manfaat buah delima,manfaat buah delima putih,manfaat buah delima 2010,manfaat buah dukumanfaat buah delima merah,manfaat buah delima,khasiat buah delima,buah delima putih,klasifikasi delima,buah kiwi,cara makan buah delima,kulit buah delima

Incoming search terms:

  • cream wajah delima putih
  • manfaat benalu delima
  • cream delima putih
  • manfaat benalu delima putih
  • Khasiat Benalu Delima
  • manfaat benalu pohon delima
  • cream delima
  • Herbal buah delima
  • benalu delima
  • khasiat benalu delima putih

Tags: , , , ,

Category: ARTIKEL KESEHATAN, TANAMAN HERBAL

Leave a Reply

This is a demo store for testing purposes — no orders shall be fulfilled. Dismiss