Aneka Tumbuhan Herbal Dan Khasiatnya

| 05/30/2013 | 0 Comments

Mengenal Aneka Tumbuhan Herbal Dan Khasiatnya

Mengenal Aneka Tumbuhan Herbal Dan Khasiatnya Tumbuhan Herbal sangat Mudah kita Jumpai di Indonesia karena negara kita beriklim tropis, Pengertian herbal, atau herb dalam bahasa Inggris, menurut Wikipedia adalah tanaman atau tumbuhan yang mempunyai kegunaan atau nilai lebih dalam pengobatan. Dengan kata lain, semua jenis tanaman yang mengandung bahan atau zat aktif yang berguna sebagai terapetik bisa digolongkan sebagai herbal. Herbal kadang juga disebut dengan

Aneka Tanaman Herbal

Aneka Tumbuhan Herbal Dan Khasiatnya

Nama Tanaman obat, sehingga dalam perkembangannya dimasukkan sebagai bagian dari salah satu bentuk pengobatan alternatif. Kandungan zat atau bahan yang terdapat dalam herbal ternyata sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan manusia yang mengkonsumsinya. Apalagi sejumlah temuan dan hasil uji laboratorium makin melengkapi khasanah manfaat berbagai jenis tanaman herbal.

Aneka Tumbuhan Herbal Dan Khasiatnya

Kelebihan Obat Herbal

  1. Tidak Menimbulkan Efek Samping  : Obat herbal benar-benar merupakan produk alami yang telah tersedia di alam. Pengolahan obat ini pun dilakukan secara alami, bahkan tradisional, tanpa pencampuran bahan kimia atau sintetis. Oleh sebab itulah, dapat dipastikan bahwa obat-obatan herbal sama sekali tidak memiliki efek samping sehingga sangat aman digunakan.
  2. Mudah Diproduksi : Obat herbal merupakan obat yang dihasilkan dari pengolahan sederhana beberapa bagian tumbuhan, seperti akar, umbi, buah, bunga, kulit kayu, serta bagian tumbuhan lain. Prosesnya yang terbilang sederhana membuat pengolahan obat herbal tidak membutuhkan teknologi canggih maupun modal penelitian yang besar.
  3. Bebas Racun  :Obat-obatan kimia atau obat farmasi merupakan racun sehingga tidak boleh dikonsumsi secara sembarang. Namun, ada yang berbeda dari obat herbal. Yaitu, bebas racun. Dengan demikian, obat herbal sangat aman dikonsumsi oleh siapa pun. Bahkan, obat herbal dapat dijadikan sebagai peluruh racun di dalam tubuh atau detoksifikasi.

Berikut Ini Aneka Jenis Tanaman Obat-obatan Serta Khasiatnya

  1. Tanaman Obat Kunyit : Manfaat Tanaman Obat Kunyit. Kunyit merupakan tanaman obat berupa semak dan bersifat tahunan (perenial) yang tersebar di seluruh daerah tropis. Tanaman kunyit tumbuh subur dan liar disekitar bekas kebun. Diperkirakan berasal dari Binar pada ketinggian 1300-1600 m dpl, ada juga yang mengatakan bahwa kunyit berasal dari India. Di daerah Jawa.Kunyit banyak digunakan sebagai ramuan jamu karena berkhasiat menyejukkan, membersihkan, mengeringkan, menghilangkan gatal, dan menyembuhkan kesemutan. Manfaat utama tanaman kunyit, yaitu: sebagai bahan obat tradisional, bahan baku industri jamu dan kosmetik, bahan bumbu masak, peternakan dll. Disamping itu rimpang tanaman kunyit itu juga bermanfaat sebagai anti inflamasi, anti oksidan, anti mikroba, pencegah kanker, anti tumor, dan menurunkan kadar lemak darah dan kolesterol, serta sebagai pembersih darah.
  2. Temulawak Curcuma xanthorhiza roxb  : Temulawak yang termasuk dalam keluarga Jahe (zingiberaceae), Temulawak ini sebagai tanaman obat asli Indonesia. Namun demikian Penyebaran tanaman Temulawak banyak tumbuh di pulau Jawa, Maluku dan Kalimantan. Karakteristik Temulawak tumbuh sebagai semak tanpa batang. Mulai dari pangkalnya sudah berupa tangkai daun yang panjang berdiri tegak. Tinggi tanaman antara 2 m s/d 2,5 m.Daunnya panjang bundar seperti daun pisang yang mana pelepah daunnya saling menutup membentuk batang. Tanaman ini dapat tumbuh subur di dataran rendah dengan ketinggian 750 m diatas permukaan laut, tanaman ini bisa dipanen setelah 8-12 bulan dengan ciri-ciri daun menguning seperti mau mati.Umbinya akan tumbuh di pangkal batang berwarna kuning gelap atau coklat muda dengan diameter panjang 15 cm dan 6 cm, baunya harum dan sedikit pahit agak pedas. temulawak sudah lama digunakan secara turun temurun oleh nenek moyang kita untuk mengobati sakit kuning, diare, maag, perut kembung dan pegal-pegal.Terakhir juga bisa dimanfaatkan untuk menurunkan lemak darah, mencegah penggumpalan darah sebagai antioksidan dan memelihara kesehatan dengan meningkatkan daya kekebalan tubuh. Dengan banyak manfaat yang nyata secara medis tersebut maka pemerintah mencanangkan “Gerakan Minum Temulawak” sejak 2 tahun yang lalu.
  3. Sambiloto Andrographis paniculata  : Sambiloto adalah sejenis tanaman herba dari famili Acanthaceae, yang berasal dari India dan Sri Lanka. Sambiloto juga dapat dijumpai di daerah lainnya, seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, serta beberapa tempat di benua Amerika. Genus Andrographis memiliki 28 spesies herba, namun hanya sedikit yang berkhasiat medis, salah satunya adalah Andrographis paniculata (sambiloto).Daun sambiloto banyak mengandung senyawa Andrographolide, yang merupakan senyawa lakton diterpenoid bisiklik. Senyawa kimia yang rasanya pahit ini pertama kali diisolasi oleh Gorter pada tahun1911. Andrographolide memiliki sifat melindungi hati (hepatoprotektif), dan terbukti mampu melindungi hati dari efek negatif galaktosamin dan parasetamol.Khasiat ini berkaitan erat dengan aktifitas enzim-enzim metabolik tertentu. Sambiloto telah lama dikenal memiliki khasiat medis. Ayurveda adalah salah satu sistem pengobatan India kuno yang mencantumkan sambiloto sebagai herba medis, dimana sambiloto disebut dengan nama Kalmegh pada Ayurveda. Selain berkhasiat melindungi hati, sambiloto juga dapat menekan pertumbuhan sel kanker. Hal ini disebabkan karena senyawa aktifnya, yakni Andrographolide, menurunkan ekspresi enzim CDK4 (cyclin dependent kinase 4).
  4. Tanaman Jahe  : Umbi jahe mengandung senyawa oleoresin yang lebih dikenal sebagai gingerol yang bersifat sebagai antioksidan. Sifat inilah yang membuat jahe disebut-sebut berguna sebagai komponen bioaktif antipenuaan. Komponen bioaktif jahe dapat berfungsi melindungi lemak/membran dari oksidasi, menghambat oksidasi kolesterol, dan meningkatkan kekebalan tubuh.Berbagai manfaat jahe yang secara tradisional sudah dikenal luas adalah seperti berikut ini: Masuk angin Ramuan: Ambil jahe yang tua sebesar ibu jari, cuci bersih dan memarkan lalu direbus dengan air dua gelas, tambahkan gula aren secukupnya . Didihkan lebih kurang 1/4 jam. Angkat dan minum hangat-hangat. Sakit kepala atau migrain (sakit kepala sebelah) Ramuan: Ambil jahe seibu jari, bakar lalu memarkan. Seduh dengan segelas air dan beri sedikit gula aren, minum sekaligus.Minum tiga kali sehari. Mencegah mabuk kendaraan Ramuan: Ambil jahe seibu jari, cuci dan iris tipis-tipis, lalu rebus dengan segelas air. Diminum hangat-hangat sebelum naik kendaraan. Terkilir Ramuan: Ambil jahe lebih kurang dua ruas. Cuci bersih lalu parut, tambahkan sedikit garam. Balurkan ramuan ini pada anggota tubuh yang terkilir. Lakukan dua kali sehari.
  5. Buah alpukat  : Buah alpukat kaya vitamin A dan karoten yang baik. Demikian juga dengan mineral kalium dan rendah natrium. Dilaporkan, makanan yang kadar kaliumnya tinggi dan natriumnya rendah adalah makanan yang sehat untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Menurut dr Samuel Oetoro, SpGK, ahli gizi dari Semanggi Spesialis Clinic, orang yang menderita diabetes sangat disarankan untuk mengonsumsi buah alpukat.Buah alpukat juga bisa dimanfaatkan untuk kecantikan, misalnya saja, mengatasi tumit pecah-pecah atau kulit kering dengan cara diblender dan dijadikan masker. Potongan buah alpukat yang diiris tipis-tipis mirip lempengan juga bisa digunakan untuk mengatasi mata lelah dan sembab. Sementara itu, alpukat yang sudah dihaluskan dan dicampur dengan jeruk bisa dimanfaatkan sebagai penghitam rambut.Caranya, alpukat yang sudah halus tadi dibalurkan pada rambut, lalu ditutup dengan topi mandi selama satu jam. Setelah itu keramas dengan sampo. Dengan berbagai khasiat yang dimiliki buah lezat ini, rasanya kita perlu membiasakan diri untuk memasukkan buah ini dalam daftar menu sehari-hari, baik itu sebagai jus, salad, maupun minuman segar.
  6. Buah Manggis  : Manfaat tanaman Buah manggis dapat disajikan dalam bentuk segar, sebagai buah kaleng, dibuat sirup atau sari buah. Secara tradisional buah manggis adalah obat sariawan, wasir dan luka. Kulit buah dimanfaatkan sebagai pewarna termasuk untuk tekstil dan air rebusannya dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Batang pohon dipakai sebagai bahan bangunan, kayu bakar atau kerajinan.
  7. Urang Aring  : Urang Aring Merupakan tanaman liar bertangkai banyak, tumbuh di tempat terbuka seperti di pinggir jalan, tanah lapang, pinggir selokan, dari tepi pantai sampai ketinggian 1.500 meter dpl. Tinggi tanaman mencapai 80 cm, posisi tumbuh tegak kadang-kadang berbaring.Batang bulat berwarna hijau kecoklatan, berambut agak kasar warna putih. Daun warna hijau bentuk bulat telur memanjang, ujung daun meruncing, pinggir bergerigi halus atau hampir rata, kedua permukaan daun berambut, terasa agak kasar. Bunga majemuk berbentuk bongkol warna putih kecil-kecil. Buahnya memanjang, pipih, keras dan berbulu.Khasiat untuk kesehatan : Menghentikan perdarahan pada muntah darah, batuk darah, mimisan, kencing darah, berak darah, perdarahan rahim, diare, kurang gizi pada anak, keputihan, rambut memutih pada usia muda, neurasthenia.
  8. Buah Jambu Biji  : Penyakit Yang Dapat Diobati : Diabetes melitus, Maag, Diare (sakit perut), Masuk angin, Beser; Prolapsisani, Sariawan, Sakit Kulit, Luka baru; Pemanfaatan : 1. Diabetes Mellitus Bahan: 1 buah jambu biji setengah masakCara membuat: buah jambu biji dibelah menjadi empat bagian dan direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untukdiambil airnya.Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore 2. Maag Bahan: 8 lembar daun jambu biji yang masih segar. Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari, pagi, siang dan sore. 3. Sakit Perut (Diare dan Mencret) Bahan: 5 lembar daun jambu biji, 1 potong akar, kulit dan batangnya Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari pagi dan sore. 4. Sakit Perut atau Diare pada bayi yang masih menyusui Bahan: jambu biji yang masih muda dan garam secukupnya.Cara menggunakan:dikunyah oleh ibu yang menyusui bayi tersebut,airnya ditelan dan ampasnya dibuang. 5. Masuk Angin Bahan: 10 lembar daun jambu biji yang masih muda, 1 butir cabai merah, 3 mata buah asam, 1 potong gula kelapa, garam secukupnya Cara membuat: semua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 liter air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya.Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari. 6. Beser (sering kencing) berlebihan Bahan: 1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 3 sendok bubuk beras yang digoreng tanpa minyak (sangan = Jawa).Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus bersama dengan 2,5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas kemudian disaring.Cara menggunakan: diminum tiap 3 jam sekali 3 sendok makan.
  9. Kembang Kertas  : Walaupun tanaman ini berukuran kecil dan berbentuk corong, namun memiliki banyak manfaat. Contohnya saja untuk dandanan rambut, campuran bunga untuk mandian pewangi, dan sebagai kegunaan di upacara pemakaman bagi kaum Cina dan India. Tarikan mempesona bunga ini menjadi perbincangan penduduk di negara kita karena terkesan dengan bentuknya dan warnanya yang menarik hati.Warna bunga ini terdiri dari berbagai macam warna, seperti jingga, merah menyala, merah jambu, merah pucat, kuning, ungu, putih, dan berbagai campuran warna. Sedikit perawatan ringkas, penyiraman air dan pemupukan sempurna mampu mengembalikan kesegaran tanaman bunga kertas ini dalam jangka waktu kurang dua minggu. Dan jika ingin tanaman bunga kertas ini berbunga seterusnya, kita hanya perlu mengurangi pemberian air dan pupuk lantas meletakkan pot tanaman di tempat yang terkena sinar matahari.
  10. Kumis kucing : Kumis kucing merupakan tanaman obat berupa tumbuhan berbatang basah yang tegak. Tanaman ini dikenal dengan berbagai istilah seperti: kidney tea plants/java tea (Inggris), giri-giri marah (Sumatera), remujung (Jawa Tengah dan Jawa Timur) dan songot koneng (Madura). Tanaman Kumis kucing berasal dari wilayah Afrika tropis, kemudian menyebar ke wilayah Asia dan Australia.Nama daerah: Kumis kucing (Melayu – Sumatra), kumis kucing (Sunda), remujung (Jawa), se-salaseyan, songkot koceng (Madura). Spesies kumis kucing yang terdapat di Pulau Jawa adalah O. aristatus, O.thymiflorus, O. petiolaris dan O. tementosus var. glabratus. Klon kumis kucing yang ditanam di Indonesia adalah Klon berbunga putih dan ungu.

Daun kumis kucing basah maupun kering bermanfaat digunakan sebagai bahan obat-obatan. Di Indonesia daun yang kering dipakai (simplisia) sebagai obat yang memperlancar pengeluaran air kemih (diuretik) sedangkan di India untuk mengobati rematik. Masyarakat menggunakan kumis kucing sebagai obat tradisional sebagai upaya penyembuhan batuk encok, masuk angin dan sembelit. Disamping itu daun tanaman ini juga bermanfaat untu pengobatan radang ginjal, batu ginjal, kencing manis, albuminuria, dan penyakit syphilis.

Dapat kita rangkum :
Khasiat Tanaman Obat & Penggunaannya
Berikut informasi seputar berbagai khasiat berbagai tanaman obat dan penggunaannya, bermanfaat sekali sebagai pengobatan laternatif tradisional dari alam untuk penyembuhan berbagai penyakit :

  1. BROTOWALI (Tinospora crispa (L)Miers) : Anti neoplastik ,DM,demam , rematik, badan gatal-gatal
  2. BIDARA UPAS ( Merremia mammosa(Lour.)Hall.f) : Radang usus buntu,typus,muntah darah, kencing manis,kanker,kusta,batuk rejan,kencing batu,syphilis,luka di kulit,buang air besar darah dan lender
  3. CAKAR AYAM (Selaginella doederlinii Hieron ) : Kanker (rahim, nasopharyng ,paru, chorioepithelioma, choriocarcinoma), infeksi sal. Napas (batuk, radang paru, radang amandel,serak,bronchitis),jari tangan bengkak, hepatitis, sirosis, menghentikan pendarahan, pembersih darah, penurun panas (anti piretik)
  4. CIPLUKAN (Physallis peruviana) : Influenza, sakit tenggorok ,bronchitis, gondongan, pembengkakan buah pelir, bisul, borok, DM, Ayan, pembengkakan prostate .Uji pra klinis anti tumor dan leukemia 5x lebih kuat dari Tapak Dara.
  5. DAUN DEWA (Gynura segetum(Lour.)Merr.) : Menghentikan pendarahan,menghilangkan panas,anti karsinogen, diuretic,anti koagulan,stimulasi sirkulasi darah,membersihkan racun,bengkak payudara, tidak datang haid, digigit binatang berbisa, anti mutagenitas. Umbi:menghilangkan bekuan darah,pembengkakan, pendarahan,anti kanker uji pra klinis dari Sugianto(1997) dan fak.Farmasi Unair(1997),uji keamanan ,tergolong practically non toxic.Menghentikan pendarahan,menghilangkan panas,anti karsinogen, diuretic,anti koagulan,stimulasi sirkulasi darah,membersihkan racun,bengkak payudara, tidak datang haid, digigit binatang berbisa, anti mutagenitas. Umbi:menghilangkan bekuan darah,pembengkakan, pendarahan,anti kanker uji pra klinis dari Sugianto(1997) dan fak.Farmasi Unair(1997),uji keamanan ,tergolong practically non toxic
  6. DAUN SENDOK (Plantago mayor) : Anti radang, diuretic, peluruh dahak (mukolitik), menghentikan batuk (antitusiv), antiseptic (glikosid aukubin),Vit B1,C,A dan Kalium ,aprodisiak, memperbaiki penglihatan penderita DM, hepatoprotektor dan menormalkan fungsi hati.Keputihan,desentri basilair, gangguan sal.kemih,DM,sakit kuning,nyeri urat / otot , batu empedu.
  7. DAUN UNGU (Graptophyllum pictum (L.)Griff) : Diuretic,mempercepat pemasakan bisul,pencahar ringan ,pelembut kulit kaki,wasir,melancarkan haid,sembelit ringan.
  8. GANDARUSA (Justicia gendarussa Burm.F )
  9. JATI BELANDA (Guazuma ulmifolia Lamk)  : Melancarkan peredarandarah,antirheumatik. Di India : penurun panas, merangsang mutah, sakit kepala,kelumpuhan otot wajah,eksem,sakit mata dan telinga.
  10. JOMBANG (Taraxacum mongolicum Hand-Mazz) :menambah nafsu makan,diuretic, menghilangkan panas, penguat lambung, melancarkan ASI, antiDM, hepatoprotektor untuk penyakit liver kronis. Radang payudara,radang kandung empedu (3×2),sakit maag kronis,tumor di sistim pencernaan(esophagus,lambung,usus,hati,pancreas) , kanker payudara/paru/cervix uteri dan gusi.Uji klinis efek diuretic dapat mendorong batu sal.kemih.menambah nafsu makan,diuretic, menghilangkan panas, penguat lambung, melancarkan ASI, antiDM, hepatoprotektor untuk penyakit liver kronis. Radang payudara,radang kandung empedu (3×2),sakit maag kronis,tumor di sistim pencernaan(esophagus,lambung,usus,hati,pancreas) , kanker payudara/paru/cervix uteri dan gusi.Uji klinis efek diuretic dapat mendorong batu sal.kemih.
  11. KUNIR PUTIH (Curcuma alba L./C .mangga )
  12. Menghentikan pendarahan,anti inflamasi,,menambah nafsu makan,anti neoplastik (merusak pembentukan ribozom pada sel kanker).Sakit maag,nyeri lambung,mengecilkan rahim,mncegah keriput di kulit(pengalaman)
  13. KELADI TIKUS (Thyponium flagelliforme (Lodd) BL)  : Menghancurkan/menghambat sel kanker , menghilangkan efek buruk khemoterapi , anti virus dan anti bakteri .Uji klinis Prof Christ K H Teo.Menghancurkan/menghambat sel kanker , menghilangkan efek buruk khemoterapi , anti virus dan anti bakteri .
  14. KOMFREY( Simphytum officinale L. )  : Tekanan Darah Tinggi/Rendah,Kolestrol,Hb rendah,DM.Info lain : ambeien, kemandulan pada wanita, pneumonia, asma, gang.empedu, rematik,diare.
  15. KEMUNING (Murryapaniculata (L.) Jack )
  16. KUNYIT PUTIH ( Kaempferia rotunda L.)  : Anti inflamasi,astringen.Panas dalam,buang air besar banyak,nyeri perut,peluruh kentut,nafsu makan kurang.
  17. KUMIS KUCING (Orthosiphon aristatus BL Miq )  :Infeksi sal. Kencing,anti inflamasi,anyang-anyangan, kencing batu,penurun panas dan masuk angin ( teh ) ,asam urat ( dengan Meniran 1:1 ).Infeksi sal. Kencing,anti inflamasi,anyang-anyangan, kencing batu,penurun panas dan masuk angin ( teh ) ,asam urat ( dengan Meniran 1:1 )
  18. MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa )
  19. MIMBA (Azadirachta indica Juss ) : Merangsang kelenjar,anti DM,anti diare,penurun panas,penyakit kulit (scabies), malaria, masuk angina,eksim,ketombe,kanker lever,jerawatan.Uji klinis scabies kulit.
  20. MENIRAN (Phyllantuhus urinaria Linn )  : Peluruh kencing,menghambat pembentikan kristal oksalat,penurun panas, anti hepatotoxic,anti bakteri E coli,Stapiloccocus aureis,basillus subtilis.Infeksi hepatitis B,Immunostimulan, menurunkan dan menghilangkan HbsAg sampai 55-60% pada penderita Hepatitis B.Uji klinis imunostimulan, menurunkan HbsAg , antihepatotoksik, immunomodulato (Suprapto Maat 1997).Peluruh kencing,menghambat pembentikan kristal oksalat,penurun panas, anti hepatotoxic,anti bakteri E coli,Stapiloccocus aureis,basillus subtilis.Infeksi hepatitis B,Immunostimulan, menurunkan dan menghilangkan HbsAg sampai 55-60% pada penderita Hepatitis B.Uji klinis imunostimulan, menurunkan HbsAg , antihepatotoksik, immunomodulato (Suprapto Maat 1997)
  21. PEGAGAN (Centella asiatica )  : Luka kulit,infeksi batu sal.kencing,susah kencing,pembengkakan hati,campak, bisul, batuk darah, mimisan, demam, radang amandel, radang tenggorok, bronchitis, darah tinggi, wasir, keracunan arsenic, cacingan, sakit perut, menambah nafsu makan, lepra, ayan, revitalisasi sel (luka bakar,luka,borok,keloid bekas luka hipertropi), kesuburan wanita,wajah berseri.Uji klinis luka,Uji praklinis efek diuretic,antibakteri,anti tumor
  22. PATIKAN KEBO (Euphorbia hirta L. )  : Asma ,Radang ginjal,radang tenggorok,typhus abdominalis,bronchitis kronis, melacarkan kencing,radang kelenjar susu,abses paru dan payudara. disentri.
  23. RUMPUT MUTIARA (Hedyotis corymbosa (L.) Lamk)  : Menghilangkan panas,anti radang,diuretic,bisulan,sirkulasi darah. Radang usus buntu, sumbatan saluran sperma, kanker, tonsillitis, pharyngitis, bronchitis, pneumonia, gondongan, hepatitis,radang panggul,infeksi sal.kemih .Luka kulit,infeksi batu sal.kencing,susah kencing,pembengkakan hati,campak, bisul, batuk darah, mimisan, demam, radang amandel, radang tenggorok, bronchitis, darah tinggi, wasir, keracunan arsenic, cacingan, sakit perut, menambah nafsu makan, lepra, ayan, revitalisasi sel (luka bakar,luka,borok,keloid bekas luka hipertropi), kesuburan wanita,wajah berseri.Uji klinis luka,Uji praklinis efek diuretic,antibakteri,anti tumorAsma ,Radang ginjal,radang tenggorok,typhus abdominalis,bronchitis kronis, melacarkan kencing,radang kelenjar susu,abses paru dan payudara. disentri.Menghilangkan panas,anti radang,diuretic,bisulan,sirkulasi darah. Radang usus buntu, sumbatan saluran sperma, kanker, tonsillitis, pharyngitis, bronchitis, pneumonia, gondongan, hepatitis,radang panggul,infeksi sal.kemih
  24. AKAR PULUTAN ( Urena lobata L. )  : Penurun panas,anti radang.anti rematik .Gondok ,nyeri perut,demam rematik
  25. AKAR SIDAGURI ( Sida rhombifolia L. )  : Asam urat tinggi,asma,sakit gigi dan perut mulas(kunyah+jahe)
  26. SAMBUNG NYAWA ( Gynura procumbens Back )  : Tekanan darah tinggi,radang pita tenggorok, sinusitis, tumor, DM, lever,ambeien,kolesterol,maag,kena bisa ulat atau semut.
  27. Tekanan darah tinggi,radang pita tenggorok, sinusitis, tumor, DM, lever,ambeien,kolesterol,maag,kena bisa ulat atau semut.
  28. SAMBILOTO ( Andrographis paniculata (Burm F.)Nees ) : Menurunkan panas,antibiotic anti piretik anti radang, anti bengkak, anti diare, hepatoprotektif, merusak seltrophocyt dan tropoblast, kondensasi sel tumor, menghancurkan inti sel, infeksi, merangsang phagocytosis (imunostimulan) ,anti bakteri, analgetik meningkatkan kekebalan tubuh seluler dan mengaktifkan kelenjar tubuh.anti HIV(Andro Vir) US. Penyakit: typhus abdominalis, desentri /diare,flu,sakit kepala,radang paru / napas,TBC paru,batuk rejan,darah tinggi,infeksi mulut , tonsillitis,pharyngitis,infeksi telinga tengah, DM,kencing nanah(GO)nafsu makan,demam, kanker,hepatoprotektor,asam urat ,kolestrol.Uji klinis anti HIV, anti kanker, uji pra klinis hepatoprotekto, antiinflamasi, imunomodulator, kardiofaskuler.
  29. TEMULAWAK ( Curcuma xanthorhiza Roxb )  :  Anti sembelit, anti inflamasi, anti hepatotoksik, tonikum, acne vulgaris (jerawat). Maag, kurang ASI, limpa, asma, cacar air, sariawan, hepatitis, kandung empedu (bukan sal.nya tersumbat), nyeri sendi dan tulang.
  30. TAPAK LIMAN ( Elephantophus scaber L. ) : Anti biotic,penurun panas,anti radang,menetralkan racun.Hepatitis,beri-beri, perut kembung, influenza, demam, radang amandel, radang tenggorok,radang mata,diare,batuk seratus hari(pertusis), radang ginjal akut/kronis, kurang darah, keputiham, radang rahim, pasca melahirkan, pelembut kaki, peluruh haid, pembersih darah,sakit pinggang pada pria,aprodisiak.Anti biotic,penurun panas,anti radang,menetralkan racun.Hepatitis,beri-beri, perut kembung, influenza, demam, radang amandel, radang tenggorok,radang mata,diare,batuk seratus hari(pertusis), radang ginjal akut/kronis, kurang darah, keputiham, radang rahim, pasca melahirkan, pelembut kaki, peluruh haid, pembersih darah,sakit pinggang pada pria,aprodisiak.
  31. TEMU PUTIH ( Curcuma zedoaria (Berg) Roscoe)  : Anti inflamasi,hemostatik,,melancarkan sirkulasi darah, menghancurkan bekuan darah,,anti neoplastik. Uji pra klinis dan klinis
  32. TAPAK DARA ( Catharanthus roseus (L.)G.Don )  :  Anti kanker:limpa,leukemia,limfosarkoma), hipertensi, DM, menghentikan pendarahan karena penurunan jumlah trombocyt.Uji pra klinis kekebalan tubuh dan anti kanker.
  33. TEMPUYUNG ( Sonchus arvensis L. ) : Menghilangkan panas dan racun,diuretic,penghancur batu sal.kemih dan batu empedu(batu kalsium). Mastitis,bisul,kandung kencing dan empedu berbatu,darah tinggi.Uji pra klinis efek diuretikum.Menghilangkan panas dan racun,diuretic,penghancur batu sal.kemih dan batu empedu(batu kalsium). Mastitis,bisul,kandung kencing dan empedu berbatu,darah tinggi.Uji pra klinis efek diuretikum.

Incoming search terms:

  • ###############################################
  • kaumarin dan betasianin khasiatnya untuk tubuh
  • perbedaan kemiri dan urang aring
  • Daun Urang-aring
  • TOKO TUMBUHAN HERBAL
  • perbedaan meniran dan buah mangsi
  • perbedaan minyak kemiri dan minyak orang aring dan kegunaanya
  • perbedaan orang aring dan rumput mutiara
  • perbedaan rumput mutiara dan orang aring
  • perbedaan rumput mutiara dan urang aring

Category: ARTIKEL KESEHATAN, TANAMAN HERBAL

Leave a Reply

This is a demo store for testing purposes — no orders shall be fulfilled.